Judul di atas itu dilontarkan berkali-kali oleh pak bos. Saya sama sekali belum ngeh maksudnya gimana, lebih tepatnya ga setuju sih :P.
Tapi kali ini mincil harus bilang setuju kalau pernyataan itu BENAR. Kenapa? Mincil cerita panjang dulu yaaa (tarik napassss...). Seminggu yang lalu mincil outbound (body rafting) ke daerah cijulang namanya Green Canyon. Pertama diajakin sih pasti bisa mincil taklukin lah, ane kan pinter renang #sokbanget. Pas mau hari H, hujan terus mengguyur nih sampe deg2an bakal jadi ga ya :s, dan mincil masih tenang-tenang aja justru malah ketawain ulah bapak-bapak yang bingung bagaimana cara menyelamatkan diri karena rata-rata ga bisa renang (poor youu..ups) #peace :p
Tapi sesampainya disana, wah pake ada drama dibatalin lagi karena cuaca buruk, ya udahlah pasrah seketika di TKP. Esoknya si pemandu memberi kabar gembira kalau bisa digunakan body rafting, horeeeeeee ^.^/
Ternyata setelah cekidot tkp, aduh ampun deh kemakan omongan sendiri, arusnya deres banget uda termasuk arus liar. Sesuai dengan namanya body rafting, jadi ceritanya mincil hanyut karena badan yang ga berbanding lurus dengan arus :'|. Sakit semua?IYA! Tapi jujur mincil bahagia banget karena menantang adrenaline, jadi setelah dipikir-pikir memang bener "kebahagiaan itu identik dengan nyaman".
Contoh yang lain lagi itu ketika mincil dicurhatin sama orang yang bertepuk sebelah tangan *auhh.. Jadi ketika kita sayang sama orang terus ternyata orang itu bahagia sama orang lain, nyaman ga? YA ENGGA! Ya seperti itulah gambarannya, semua punya pilihan jalannya sendiri, kebanyakan orang-orang pilih aman di zona nyamannya sendiri, kalau kamu?



