Selasa, 22 April 2014

I live for the applause

I live for the applause, applause, applause
I live for the applause-plause
Live for the applause-plause
Live for the way that you cheer and scream for me
The applause, applause, applause


Kebanyakan orang (termasuk mincil tentunya) sepakat dengan sepenggal lirik lady gaga di atas, right? Dapet tepuk tangan dari orang - orang karena keberhasilan yang udah dicapai rasanya deg deg nyess #halah. Tapi bukan ini yang mau mincil sampein #sigh.
Mincil mau cerita mengenai kebiasaan orang-orang tepuk tangan di atas kesalahan orang lain. Setiap orang punya naluri untuk membenarkan atau lebih tepatnya membela diri sendiri. Dalam satu kasus, setiap orang pastinya ga mau dipandang sebagai tersangka (pihak yang bersalah).  Ketika dihadapkan pada masalah, reaksi mincil selalu "loh kok aku sih?", "loh kok prosesnya jadi gitu?".
Hasilnya?semua langsung saling tunjuk tidak ada yang mengaku salah, padahal kalau mau merenung / meresapi (bukan meres ayam :p) / diam sejenak untuk memikirkan apa yang salah di prosesnya, apakah kita ikut andil di dalamnya, apakah kita kurang mengkomunikasi satu sama lain jadinya proses tidak berjalan sempurna. 
Apapun itu, entah menyalahkan orang lain di depan orang - orang, entah saling tunjuk kesalahan dalam setiap masalah, atau sampai bertepuk tangan di atas kesalahan orang lain itu merupakan perbuatan yang sangat amat memalukan, dan tidak berpendidikan! :'(
Jadiiii, siapa disini yang tepuk tangan atas kesalahan orang lain? d:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar